Rafflesia Arnoldi, bunga terbesar
Rafflesia arnoldi
Rafflesia arnoldi (Patma Raksasa) merupakan tumbuhan parasitobligat yang terkenal karena merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Tumbuhan ini endemik diPulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, danSumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini.
Minggu, 21 November 2010
KANGGORO DI INDONESIA
Kangguru Tanah (lau-lau atau paunaro):
Thylogale brunii (Dusky Pademelon) merupakan jenis kangguru terkecil yang ada di dunia. Beratnya antara 3-6 kilogram, tetapi ada juga yang 10 kilogram. Panjang tubuhnya sekitar 90 sentimeter dengan lebar sekitar 50 sentimeter. Satwa langka yang dilindungi ini adalah hewan endemik Papua, dan hanya terdapat di Papua di kawasan dataran rendah di hutan-hutan di wilayah Selatan Papua, dan Papua Niugini. Di Indonesia Thylogale brunii terdapat antara lain di Taman Nasional Wasur (Kabupaten
Merauke) dan Taman Nasional Gunung Lorentz (Mimika).
Thylogale stigmata (red-legged pademelon) merupakan jenis yang hidup di daerah pantai selatan Papua. Thylogale stigmata mempunyai warna kulit tubuh lebih cerah yaitu kuning kecokelatan.
Thylogale brownii (Brown’s pademelon). Selain di Papua, binatang ini juga terdapat di Papua New Guinea.
Kangguru pohon (lau-lau):
Dendrolagus pulcherrimus (Kanguru Pohon Mantel Emas) merupakan sejenis kanguru pohon yang hanya ditemukan di hutan pegunungan pulau Irian. Spesies ini memiliki rambut-rambut halus pendek berwarna coklat muda. Leher, pipi dan kakinya berwarna kekuningan. Sisi bawah perut berwarna lebih pucat dengan dua garis keemasan dipunggungnya. Ekor panjang dan tidak prehensil dengan lingkaran-lingkaran terang.
Penampilan Kanguru-pohon Mantel-emas serupa dengan Kanguru pohon Hias. Perbedaannya adalah Kanguru-pohon Mantel-emas memiliki warna muka lebih terang atau merah-muda, pundak keemasan, telinga putih dan berukuran lebih kecil dari Kanguru-pohon Hias. Beberapa ahli menempatkan Kanguru-pohon Mantel-emas sebagai subspesies dari Kanguru-pohon Hias.
Kanguru-pohon Mantel-emas merupakan salah satu jenis kanguru-pohon yang paling terancam kepunahan diantara semua kanguru pohon. Spesies ini telah punah di sebagian besar daerah habitat aslinya
Dendrolagus goodfellowi (disebut Kanguru Pohon Goodfellow atau kanguru pohon hias atau Goodfellow’s Tree-kangaroo) merupakan jenis kanguru pohon yang paling sering ditemui. Kulit tubuhnya berwarna
cokelat sawo matang dan banyak terdapat di hutan hujan di pulau Papua
Dendrolagus mbaiso (disebut sebagai Kanguru Pohon Mbaiso atau Dingiso) kanguru ini ditemukan di hutan montane yang tinggi dan subalpine semak belukar di Puncak Sudirman. Kanguru pohon ini mempunyai bulu hitam dengan kombinasi putih di bagian dadanya.
Dengrolagus dorianus atau disebut sebagai Kangguru Pohon Ndomea atau Doria’s Tree-kangaroo.
Dendrolagus ursinus (disebut Vogelkop Tree-kangaroo atau Kanguru Pohon Nemena) merupakan kanguru pohon yang paling awal terklasifikasikan. Mempunyai telinga panjang dan ekor panjang dan hitam.
Dendrolagus inustus disebut juga sebagai Kanguru Pohon Wakera atau Grizzled Tree-kangaroo.
Dendrolagus stellarum disebut juga sebagai Seri’s Tree-kangaroo. Kanguru pohon ini terdapat di Tembagapura.
Klasifikasi: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mammalia; Infrakelas: Marsupialia; Ordo: Diprotodontia; Famili: Macropodidae Genus: Dendrolagus dan Thylogale
Thylogale brunii (Dusky Pademelon) merupakan jenis kangguru terkecil yang ada di dunia. Beratnya antara 3-6 kilogram, tetapi ada juga yang 10 kilogram. Panjang tubuhnya sekitar 90 sentimeter dengan lebar sekitar 50 sentimeter. Satwa langka yang dilindungi ini adalah hewan endemik Papua, dan hanya terdapat di Papua di kawasan dataran rendah di hutan-hutan di wilayah Selatan Papua, dan Papua Niugini. Di Indonesia Thylogale brunii terdapat antara lain di Taman Nasional Wasur (Kabupaten
Merauke) dan Taman Nasional Gunung Lorentz (Mimika).
Thylogale stigmata (red-legged pademelon) merupakan jenis yang hidup di daerah pantai selatan Papua. Thylogale stigmata mempunyai warna kulit tubuh lebih cerah yaitu kuning kecokelatan.
Thylogale brownii (Brown’s pademelon). Selain di Papua, binatang ini juga terdapat di Papua New Guinea.
Kangguru pohon (lau-lau):
Dendrolagus pulcherrimus (Kanguru Pohon Mantel Emas) merupakan sejenis kanguru pohon yang hanya ditemukan di hutan pegunungan pulau Irian. Spesies ini memiliki rambut-rambut halus pendek berwarna coklat muda. Leher, pipi dan kakinya berwarna kekuningan. Sisi bawah perut berwarna lebih pucat dengan dua garis keemasan dipunggungnya. Ekor panjang dan tidak prehensil dengan lingkaran-lingkaran terang.
Penampilan Kanguru-pohon Mantel-emas serupa dengan Kanguru pohon Hias. Perbedaannya adalah Kanguru-pohon Mantel-emas memiliki warna muka lebih terang atau merah-muda, pundak keemasan, telinga putih dan berukuran lebih kecil dari Kanguru-pohon Hias. Beberapa ahli menempatkan Kanguru-pohon Mantel-emas sebagai subspesies dari Kanguru-pohon Hias.
Kanguru-pohon Mantel-emas merupakan salah satu jenis kanguru-pohon yang paling terancam kepunahan diantara semua kanguru pohon. Spesies ini telah punah di sebagian besar daerah habitat aslinya
Dendrolagus goodfellowi (disebut Kanguru Pohon Goodfellow atau kanguru pohon hias atau Goodfellow’s Tree-kangaroo) merupakan jenis kanguru pohon yang paling sering ditemui. Kulit tubuhnya berwarna
cokelat sawo matang dan banyak terdapat di hutan hujan di pulau Papua
Dendrolagus mbaiso (disebut sebagai Kanguru Pohon Mbaiso atau Dingiso) kanguru ini ditemukan di hutan montane yang tinggi dan subalpine semak belukar di Puncak Sudirman. Kanguru pohon ini mempunyai bulu hitam dengan kombinasi putih di bagian dadanya.
Dengrolagus dorianus atau disebut sebagai Kangguru Pohon Ndomea atau Doria’s Tree-kangaroo.
Dendrolagus ursinus (disebut Vogelkop Tree-kangaroo atau Kanguru Pohon Nemena) merupakan kanguru pohon yang paling awal terklasifikasikan. Mempunyai telinga panjang dan ekor panjang dan hitam.
Dendrolagus inustus disebut juga sebagai Kanguru Pohon Wakera atau Grizzled Tree-kangaroo.
Dendrolagus stellarum disebut juga sebagai Seri’s Tree-kangaroo. Kanguru pohon ini terdapat di Tembagapura.
Klasifikasi: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mammalia; Infrakelas: Marsupialia; Ordo: Diprotodontia; Famili: Macropodidae Genus: Dendrolagus dan Thylogale
BERUANG MADU ADALAH SPECIES BERUANG TERKECIL
Beruang Madu Spesies Beruang Terkecil
Posted on 19 Januari 2010 by alamendah
Beruang madu atau dalam bahasa latin disebut Helarctos malayanus merupakan spesies (jenis) beruang terkecil dari delapan jenis beruang yang ada di dunia. Beruang madu (Helarctos malayanus) yang suka menyukai sarang lebah (anak lebah dan madunya) sebagai makanan favoritnya ini merupakan binatang khas (fauna identitas) provinsi Bengkulu. Binatang pemakan madu ini juga menjadi maskot kota Balikpapan.
Beruang madu dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Helarctos malayanus. Sedangkan dalam bahasa Inggris “Malayan Sun Bear” atau “Sun Bear”. Spesies beruang terkecil ini merupakan satwa yang dilindungi dari kepunahan secara International. Oleh IUCN Red List, binatang pemakan lebah dan madu yang pandai memanjat ini dalam status konservasi di kategorikan sebagai “Rentan” (Vulnerable; VU).
Ciri-ciri Beruang Madu. Beruang madu (Helarctos malayanus) mempunyai panjang tubuh sekitar 1,4 meter dengan tinggi punggungnya sekitar 70 cm. Beruang madu dewasa mempunyai berat tubuh antara 50-65 kg. Dengan ukuran tubuh ini, menjadikan Beruang madu sebagai beruang terkecil diantara jenis-jenis beruang lainnya yang terdapat di dunia.
Beruang madu berwarna hitam, dengan bulu yang keputih-putihan atau kuning yang berbentuk “V” di dadanya. Moncongnya berwarna lebih cerah dari warna dadanya. Beruang madu mempunyai kuku yang panjang-panjang dan terdiri dari masing-masing lima pada sepasang kaki depan dan belakang. Kaki depannya menghadap ke dalam dan tapaknya licin. Dengan kukunya dan bentuk kakinya inilah Beruang madu mampu memanjat pohon-pohon yang berbatang lurus dan tinggi dengan cepat dan mudah.
Dalam kondisi liar, usia hidup spesies beruang terkecil ini tak diketahui. Sedangkan dalam kurungan, beruang bernama latin Helarctos malayanus ini mencapai umur 28 tahun. Binatang pemakan madu ini mampu bereproduksi sepanjang tahun. Beruang madu mengandung selama 96 hari, dan menyusu selama 18 bulan. Mencapai kematangan seksual setelah berumur 3-4 tahun.
Habitat dan Makanan. Beruang madu hidup di hutan-hutan dataran rendah, hutan perbukitan, dan perbukitan atas sampai ketinggian 1.500 meter. Penyebarannya mulai dari Bangladesh; Brunei Darussalam, Kamboja, China, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, Beruang madu terdapat di Pulau Sumatera dan Kalimantan.
Beruang madu walaupun termasuk ke dalam ordo karnivora (pemakan daging) tetapi bersifat omnivora (pemakan segala), antara lain binatang-binatang kecil, burung, ayam hutan, buah-buahan dan daun-daun tertentu terutama pucuk-pucuk palem.
Makanan yang paling disukainya ialah sarang lebah (anak beserta madunya), oleh karena itulah binatang ini disebut “beruang madu”. Caranya seekor beruang memangsa sebuah sarang madu, ialah dengan memasukkan kuku kuku kaki depannya ke dalam sebuah sarang yang sudah ada madunya, lalu menjilat madu beserta anak lebah itu dari dalamnya. Kegiatan mencari makan dilakukan pada malam hari.
Konservasi Beruang Madu. Sejak tahun 1994, Beruang madu (Helarctos Malayanus) di kategorikan dalam status konservasi “Rentan” (Vulnerable; VU) yang berarti spesies ini sedang menghadapi risiko kepunahan di alam liar. Selain itu binatang pemakan madu ini juga telah dimasukkan dalam CITES Apendix I sejak tahun 1979.
Ancaman kepunahan terhadap Beruang madu cukup memprihatinkan. Beruang madu banyak diburu orang karena punya nilai jual cukup tinggi. Yang sering kali diperjualbelikan di pasar gelap antara lain empedu, daging dan bulu dewasa. Selain itu juga Beruang madu dewasa maupun anak-anak yang dijual sebagai binatang peliharaan.
Ancaman lain terhadap populasi Beruang madu adalah rusaknya habitat akibat pembukaan hutan untuk pemukiman dan perkebunan serta kebakaran hutan yang semakin mempersempit ruang binatang pemakan madu ini.
Untuk mencegah ancaman kepunahan, salah satunya yang dilakukan oleh Yayasan Semboja Lestari yang bekerja sama dengan BOS (Balikpapan Orangutan Survival) yang membuat tempat perlindungan beruang madu (Helarctos malayanus) di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Areal seluas 58 ha ini menjadi tempat penampungan beruang madu hasil sitaan dari masyarakat.
Semoga Beruang madu yang merupakan spesies terkecil ini masih tetap mampu bertahan di habitatnya yang asli. Tidak sekedar menjadi fauna identitas provinsi Bengkulu dan maskot kota Balikpapan saja. Atau malah hanya sekedar menjadi julukan salah satu tim sepak bola peserta ISL (Indonesia Super League), Persiba.
Posted on 19 Januari 2010 by alamendah
Beruang madu atau dalam bahasa latin disebut Helarctos malayanus merupakan spesies (jenis) beruang terkecil dari delapan jenis beruang yang ada di dunia. Beruang madu (Helarctos malayanus) yang suka menyukai sarang lebah (anak lebah dan madunya) sebagai makanan favoritnya ini merupakan binatang khas (fauna identitas) provinsi Bengkulu. Binatang pemakan madu ini juga menjadi maskot kota Balikpapan.
Beruang madu dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Helarctos malayanus. Sedangkan dalam bahasa Inggris “Malayan Sun Bear” atau “Sun Bear”. Spesies beruang terkecil ini merupakan satwa yang dilindungi dari kepunahan secara International. Oleh IUCN Red List, binatang pemakan lebah dan madu yang pandai memanjat ini dalam status konservasi di kategorikan sebagai “Rentan” (Vulnerable; VU).
Ciri-ciri Beruang Madu. Beruang madu (Helarctos malayanus) mempunyai panjang tubuh sekitar 1,4 meter dengan tinggi punggungnya sekitar 70 cm. Beruang madu dewasa mempunyai berat tubuh antara 50-65 kg. Dengan ukuran tubuh ini, menjadikan Beruang madu sebagai beruang terkecil diantara jenis-jenis beruang lainnya yang terdapat di dunia.
Beruang madu berwarna hitam, dengan bulu yang keputih-putihan atau kuning yang berbentuk “V” di dadanya. Moncongnya berwarna lebih cerah dari warna dadanya. Beruang madu mempunyai kuku yang panjang-panjang dan terdiri dari masing-masing lima pada sepasang kaki depan dan belakang. Kaki depannya menghadap ke dalam dan tapaknya licin. Dengan kukunya dan bentuk kakinya inilah Beruang madu mampu memanjat pohon-pohon yang berbatang lurus dan tinggi dengan cepat dan mudah.
Dalam kondisi liar, usia hidup spesies beruang terkecil ini tak diketahui. Sedangkan dalam kurungan, beruang bernama latin Helarctos malayanus ini mencapai umur 28 tahun. Binatang pemakan madu ini mampu bereproduksi sepanjang tahun. Beruang madu mengandung selama 96 hari, dan menyusu selama 18 bulan. Mencapai kematangan seksual setelah berumur 3-4 tahun.
Habitat dan Makanan. Beruang madu hidup di hutan-hutan dataran rendah, hutan perbukitan, dan perbukitan atas sampai ketinggian 1.500 meter. Penyebarannya mulai dari Bangladesh; Brunei Darussalam, Kamboja, China, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, Beruang madu terdapat di Pulau Sumatera dan Kalimantan.
Beruang madu walaupun termasuk ke dalam ordo karnivora (pemakan daging) tetapi bersifat omnivora (pemakan segala), antara lain binatang-binatang kecil, burung, ayam hutan, buah-buahan dan daun-daun tertentu terutama pucuk-pucuk palem.
Makanan yang paling disukainya ialah sarang lebah (anak beserta madunya), oleh karena itulah binatang ini disebut “beruang madu”. Caranya seekor beruang memangsa sebuah sarang madu, ialah dengan memasukkan kuku kuku kaki depannya ke dalam sebuah sarang yang sudah ada madunya, lalu menjilat madu beserta anak lebah itu dari dalamnya. Kegiatan mencari makan dilakukan pada malam hari.
Konservasi Beruang Madu. Sejak tahun 1994, Beruang madu (Helarctos Malayanus) di kategorikan dalam status konservasi “Rentan” (Vulnerable; VU) yang berarti spesies ini sedang menghadapi risiko kepunahan di alam liar. Selain itu binatang pemakan madu ini juga telah dimasukkan dalam CITES Apendix I sejak tahun 1979.
Ancaman kepunahan terhadap Beruang madu cukup memprihatinkan. Beruang madu banyak diburu orang karena punya nilai jual cukup tinggi. Yang sering kali diperjualbelikan di pasar gelap antara lain empedu, daging dan bulu dewasa. Selain itu juga Beruang madu dewasa maupun anak-anak yang dijual sebagai binatang peliharaan.
Ancaman lain terhadap populasi Beruang madu adalah rusaknya habitat akibat pembukaan hutan untuk pemukiman dan perkebunan serta kebakaran hutan yang semakin mempersempit ruang binatang pemakan madu ini.
Untuk mencegah ancaman kepunahan, salah satunya yang dilakukan oleh Yayasan Semboja Lestari yang bekerja sama dengan BOS (Balikpapan Orangutan Survival) yang membuat tempat perlindungan beruang madu (Helarctos malayanus) di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Areal seluas 58 ha ini menjadi tempat penampungan beruang madu hasil sitaan dari masyarakat.
Semoga Beruang madu yang merupakan spesies terkecil ini masih tetap mampu bertahan di habitatnya yang asli. Tidak sekedar menjadi fauna identitas provinsi Bengkulu dan maskot kota Balikpapan saja. Atau malah hanya sekedar menjadi julukan salah satu tim sepak bola peserta ISL (Indonesia Super League), Persiba.
HARIMAU SUMATERA SEMAKIN LANGKAH
Harimau Sumatera Semakin Langka
Posted on 19 Agustus 2009 by alamendah
Harimau Sumatra atau dalam bahasa latin disebut Panthera tigris sumatrae merupakan satu dari lima subspisies harimau (Panthera tigris) di dunia yang masih bertahan hidup. Harimau Sumatera termasuk satwa langka yang juga merupakan satu-satunya sub-spisies harimau yang masih dipunyai Indonesia setelah dua saudaranya Harimau Bali (Panthera tigris balica) dan Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) dinyatakan punah.
Hewan dari filum Chordata ini hanya dapat diketemukan di Pulau Sumatera, Indonesia. Populasinya di alam liar diperkirakan tinggal 400–500 ekor. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) semakin langka dan dikategorikan sebagai satwa yang terancam punah.
Asal usul
Harimau dipercaya merupakan keturunan hewan pemangsa zaman purba yang dikenal sebagai Miacids. Miacids hidup pada akhir zaman Cretaceous kira-kira 70-65 juta tahun yang lalu semasa zaman dinosaurus di Asia Barat (Andrew Kitchener, “The Natural History of Wild Cats”). Harimau kemudian berkembang di kawasan timur Asia di China dan Siberia sebelum berpecah dua, salah satunya bergerak ke arah hutan Asia Tengah di barat dan barat daya menjadi harimau Caspian. Sebagian lagi bergerak dari Asia Tengah ke arah kawasan pergunungan barat, dan seterusnya ke Asia tenggara dan kepulauan Indonesia, sebagiannya lagi terus bergerak ke barat hingga ke India (Hemmer,1987).
Harimau Sumatera dipercaya terasing ketika permukaan air laut meningkat pada 6.000 hingga 12.000 tahun silam. Uji genetik mutakhir telah mengungkapkan tanda-tanda genetik yang unik, yang menandakan bahwa subspesies ini mempunyai ciri-ciri yang berbeda dengan subspisies harimau lainnya dan sangat mungkin berkembang menjadi spesies terpisah, bila berhasil lestari.
Perlu diketahui, terdapat 9 subspesies harimau yang tiga diantaranya telah dinyatakan punah. Kesembilan subspisies harimau tersebut adalah:
Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) terdapat di Malaysia, Kamboja, China, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.
Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) Bangladesh, Bhutan, China, India, dan Nepal.
Harimau Cina Selatan (Panthera tigris amoyensis) China.
Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) dikenal juga sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Terdapat di China, Korea Utara, dan Asia Tengah di Rusia.
Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) terdapat hanya di pulau Sumatera, Indonesia.
Harimau Malaya (Panthera tigris jacksoni) terdapat di semenanjung Malaysia.
Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) telah punah sekitar tahun 1950an. Harimau Caspian ini terdapat di Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan Rusia.
Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) telah punah sekitar tahun 1972. Harimau Jawa terdapat di pulau Jawa, Indonesia.
Harimau Bali (Panthera tigris balica) yang telah punah sekitar tahun 1937. Harimau Bali terdapat di pulau Bali, Indonesia.
Posted on 19 Agustus 2009 by alamendah
Harimau Sumatra atau dalam bahasa latin disebut Panthera tigris sumatrae merupakan satu dari lima subspisies harimau (Panthera tigris) di dunia yang masih bertahan hidup. Harimau Sumatera termasuk satwa langka yang juga merupakan satu-satunya sub-spisies harimau yang masih dipunyai Indonesia setelah dua saudaranya Harimau Bali (Panthera tigris balica) dan Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) dinyatakan punah.
Hewan dari filum Chordata ini hanya dapat diketemukan di Pulau Sumatera, Indonesia. Populasinya di alam liar diperkirakan tinggal 400–500 ekor. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) semakin langka dan dikategorikan sebagai satwa yang terancam punah.
Asal usul
Harimau dipercaya merupakan keturunan hewan pemangsa zaman purba yang dikenal sebagai Miacids. Miacids hidup pada akhir zaman Cretaceous kira-kira 70-65 juta tahun yang lalu semasa zaman dinosaurus di Asia Barat (Andrew Kitchener, “The Natural History of Wild Cats”). Harimau kemudian berkembang di kawasan timur Asia di China dan Siberia sebelum berpecah dua, salah satunya bergerak ke arah hutan Asia Tengah di barat dan barat daya menjadi harimau Caspian. Sebagian lagi bergerak dari Asia Tengah ke arah kawasan pergunungan barat, dan seterusnya ke Asia tenggara dan kepulauan Indonesia, sebagiannya lagi terus bergerak ke barat hingga ke India (Hemmer,1987).
Harimau Sumatera dipercaya terasing ketika permukaan air laut meningkat pada 6.000 hingga 12.000 tahun silam. Uji genetik mutakhir telah mengungkapkan tanda-tanda genetik yang unik, yang menandakan bahwa subspesies ini mempunyai ciri-ciri yang berbeda dengan subspisies harimau lainnya dan sangat mungkin berkembang menjadi spesies terpisah, bila berhasil lestari.
Perlu diketahui, terdapat 9 subspesies harimau yang tiga diantaranya telah dinyatakan punah. Kesembilan subspisies harimau tersebut adalah:
Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) terdapat di Malaysia, Kamboja, China, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.
Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) Bangladesh, Bhutan, China, India, dan Nepal.
Harimau Cina Selatan (Panthera tigris amoyensis) China.
Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) dikenal juga sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Terdapat di China, Korea Utara, dan Asia Tengah di Rusia.
Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) terdapat hanya di pulau Sumatera, Indonesia.
Harimau Malaya (Panthera tigris jacksoni) terdapat di semenanjung Malaysia.
Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) telah punah sekitar tahun 1950an. Harimau Caspian ini terdapat di Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan Rusia.
Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) telah punah sekitar tahun 1972. Harimau Jawa terdapat di pulau Jawa, Indonesia.
Harimau Bali (Panthera tigris balica) yang telah punah sekitar tahun 1937. Harimau Bali terdapat di pulau Bali, Indonesia.
BINATANG LANGKAH
Daftar Nama Binatang Paling Langka. Berikut daftar binatang dari kelas mamalia yang paling langka di Indonesia berdasarkan jumlah spesies (populasi) dan status konservasi yang diberikan oleh IUCN Redlist sebagai critically endangered (kritis).
Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus). Binatang endemik pulau Jawa dan hanya terdapat di TN. Ujung Kulon ini merupakan binatang paling langka di dunia dengan jumlah populasi hanya 20-27 ekor.
Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis). Populasi badak sumatera hanya 220-275 ekor (2007), bahkan menurut International Rhino Foundation (Virginia) diperkirakan populasi badak sumatera tidak mencapai 200 ekor (2010).
Macan Tutul Jawa atau Macan Kumbang (Panthera pardus melas). Subspesies ini populasinya kurang dari 250 ekor.
Rusa Bawean (Axis kuhlii) Binatang langka endemik pulau Bawean dengan populasi antara 250-300 ekor (2006).
Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Subspesies harimau ini populasinya tinggal 400-500 ekor.
Beruk Mentawai (Macaca pagensis). Satwa endemik dan langka dari Kepulauan Mentawai, populasinya antara 2.100-3.700 ekor.
Orangutan Sumatera (Pongo abelii). Binatang langka ini populasinya sekitar 7.300 ekor (2004).
Simpei Mentawai (Simias concolor). Endemik Kepulauan Mentawai. Populasi 6.000-15.500 ekor (2006).
Kanguru Pohon Mantel Emas (). Endemik Papua, populasinya N/A.
Kanguru Pohon Mbaiso atau Dingiso (Dendrolagus mbaiso). Endemik Papua Indonesia
Kera Hitam Sulawesi (Macaca nigra). Kera langka dari Maluku dan Sulawesi dengan populasi sekitar 100.000 ekor.
Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus). Binatang endemik pulau Jawa dan hanya terdapat di TN. Ujung Kulon ini merupakan binatang paling langka di dunia dengan jumlah populasi hanya 20-27 ekor.
Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis). Populasi badak sumatera hanya 220-275 ekor (2007), bahkan menurut International Rhino Foundation (Virginia) diperkirakan populasi badak sumatera tidak mencapai 200 ekor (2010).
Macan Tutul Jawa atau Macan Kumbang (Panthera pardus melas). Subspesies ini populasinya kurang dari 250 ekor.
Rusa Bawean (Axis kuhlii) Binatang langka endemik pulau Bawean dengan populasi antara 250-300 ekor (2006).
Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Subspesies harimau ini populasinya tinggal 400-500 ekor.
Beruk Mentawai (Macaca pagensis). Satwa endemik dan langka dari Kepulauan Mentawai, populasinya antara 2.100-3.700 ekor.
Orangutan Sumatera (Pongo abelii). Binatang langka ini populasinya sekitar 7.300 ekor (2004).
Simpei Mentawai (Simias concolor). Endemik Kepulauan Mentawai. Populasi 6.000-15.500 ekor (2006).
Kanguru Pohon Mantel Emas (). Endemik Papua, populasinya N/A.
Kanguru Pohon Mbaiso atau Dingiso (Dendrolagus mbaiso). Endemik Papua Indonesia
Kera Hitam Sulawesi (Macaca nigra). Kera langka dari Maluku dan Sulawesi dengan populasi sekitar 100.000 ekor.
KEGANASAN IKAN HIU
Sumber dan Inspirasi : Sebuah restoran china, WWF Indonesia, Gatra.com, Tempointeraktif, Suara Pembaharuan, Geocities.com, Wikipedia Indonesia dan beberapa buah situs serta webblog sebagai pembantu tambahan.
Selagi asyik memandangi berbagai macam gambar aduhai dan mengundang nafsu, tiba2 mata saya melihat suatu menu dgn nama yg cukup asing. Gambar aduhainya sendiri tdk terlihat jelas. hanya sebentuk cawan dgn nasi yg dilumuri (kira2) Sup atau bubur panas yg terlihat spt lendir bewarna putih.
Nama yg mengundang nafsu tersebut adalah P*k*a Hir*. Yg bisa berarti sirip ikan hiu. karena saya memang belum pernah mencobanya, saya memesannya satu, disamping sedikit menu lainnya sebagai tambahan. (rakus? mmm.. maklum deh).
Rasanya ? pasti anda telah pernah mencobanya. bahkan mungkin beberapa kali. tetapi, maaf, bagi saya rasanya sedikit aneh dan berbau b*s*. (sumpah, itulah yg saya rasakan, bukan bermaksud memprovokasi. tak ada niat apapun, tetapi harus dituliskan supaya gamblang). sehingga nafsu birahi saya yg tadinya menggebu2, tiba2 saja turun drastis.
Sebelum ceritanya dimulai, kita sedikit berbalik kepada pemilik sirip tersebut.
Hiu, sejenis ikan (yg bilang sejenis kingkong sapa ?) yg kita semuanya tahu, memiliki deretan tulang2 muda yg paling sempurna dari sekian banyaknya spesies hewan di Dunia ini. walaupun mereka mempunyai tulang belakang, namun karena tulangnya terdiri dari tulang rawan semuanya, ikan ini bisa kita bilang menyerupai Ikan yg tdk mempunyai Tulang sama sekali.
Ikan Hiu memiliki sirip dorsal, sirip anal, sirip kaudal, sirip pelvik dan sirip pektoral. kulit atau sisik2 halusnya disebut juga dermal denctile. dan Ikan menyeramkan ini juga mempunyai deretan gigi2 yg mirip gergaji, yg bisa tergantikan. hebatkan ?
Ikan ini juga ada yg imut2. cumen sekitaran 15 centi doang (Squaliolus Laticadus), atau cumen segede telapak tangan. tapi ada juga raksasanya. (Rhincodon typus). Whale shark/Ikan hiu besar ini mirip dan sama gedenya dgn ikan Paus. sekitar 10-15 meteran. tapi dont worry, si Giant ini cumen makan plankton doang, melalui saringan di mulutnya. (sumpah, belum terbukti ada yg sampe makan kapal selam).
Yang terkenal dan paling sering kita dengar adalah Hiu banteng. foto2-nya sering kita lihat. ikan jenis ini bersifat agresif. memakan ikan lain, jenis seafood, burung2-an (nah lho! pegang burung anda) bahkan ikan hiu lainnyapun termasuk makanannya. (banyak kasus pernah menyerang manusia). Hiu banteng (Carcharhinus leucas) terkenal juga dgn nama Hiu Zambesi atau Zambi. atau para peneliti sering pula menyebutnya dgn Hiu Nicaragua atau hiu Afrika. banyak ditemukan disepanjang pantai atau perairan2 dangkal. mereka juga bisa berenang di perairan air tawar.
Ikan ini (ikan lho ! saya kaga sebut Gorilla) telah menjelajahi samudera selama 400 juta tahun. dan konon, ditubuh sexi ikan ini, sel kanker sama sekali tak bisa tumbuh, karena susunan atau morfologinya yg tak pernah berubah sama sekali. (benarkah ?)
Mereka bernafas dgn menggunakan insang. dan tentu saja tdk menggunakan masker tabung oksigen, apalagi baju renang di air. pokoknya tentang Hiu, baca aja Disini.
Yang sialnya, dari tulang rawannya, para saintis menemukan adanya Protein, kalsium, fosfor, air, lemak, karbohidrat, Dll, alias Nutrisi2 yg dibutuhkan para Manusia. Dan diyakini mampu mencegah proses penuaan, mampu mendongkrak vitalitas sexual kaum manusia, mampu mencegah tumbuhnya sel2 kanker berikut penyembuhannya, mampu menyembuhkan penyakit tulang, dan akhirnya dikatakan mampu utk ini, mampu utk itu……
Padahal, kita semuanya tahu. tak ada satupun, atau jenis makanan apapun yg dapat kita katakan sebagai the Nearli Perfect food`s. karena kekurangan satu komposisi makanan, hanya dapat disuplai oleh jenis makanan yg lain, yg mengandung kekurangan2 tsb.
*pake otak dong…. Pakeeeee !!!* Tak ada makanan ataupun penyembuh apapun yg 100% sempurna, sehingga bisa mengalahkan takdir Tuhan.
Di China, hampir biasa kita menemukan menu tradisional masakan Sirip ikan hiu. mereka percaya bahwa mengkonsumsi ikan ini mampu mencegah proses penuaan dan meningkatkan vitalitas mereka. (hanya karena mengandung nutrisi, gelatin/kolagen ?)
terus, berbagai kandungan tsb, bahkan membuatnya menjadi berbagai macam resep makanan, bahan kosmetik, Obat2-an dan suplement (termasuk juga minyak ikan, yg terkenal adalah minyak ikan Hiu botol dan minyak ikan hammer head shark. – kepala martil).
Tahukah anda, kalau si sexi ini semakin hari, setiap menit-setiap detiknya, semakin berkurang jumlahnya ? sampai ada beberapa spesies yg bisa dikatakan hampir punah ? seperti hiu gergaji (pristis microdon/family pristidae), yg terkenal akan bentuknya yg menyeramkan. tetapi keperkasaannya itu akan tinggal menjadi kenangan saja…. hiks…
Ikan hiu gergaji ini terdapat di danau sentani, Papua. lho kok danau ? lha iya… walaupun anatominya mirip dgn yg hidup di laut, tetapi dia ini jelas2 jenis hiu yg hidup di air tawar. keunikan Hiu langka ini karena didepan mulutnya terdapat alat panjang spt gergaji, yg merupakan senjata khasnya. dan satu lagi, Hiu ini hanya terdapat di Negeri kita. Orang bule menyebutnya dgn Largetooth Jawfish. Orang kita menyebutnya dgn Hiu sentani, atau Pari. jenis ini dibedakan dari bentuk giginya. (saya sambung nanti ke bag.2)
sayang…. kelangsungan hidupnya penuh dgn pembantaian dari Kaum biadab.
kemudian contohnya lagi adalah Ikan Hiu rajawali/Porbeagle Shark (Lamna nasus), terusnya ikan Hiu Pondichery/Pondichery Shark (Carcharhinus hemi), ikan hiu gergaji bergigi kecil/smalltooth sawfish (Pristis pectinata), ikan Hiu abu2/grey Nurse Shark (Carcharis taurus).
Terusnya yg ini, yg itu, yg ono, buanyakkkkk lagi. dari Ikan hiu putih/whiteshark (carcharodon carcharias) sampai Ikan hiu Anjing berduri (spiny Dogfish) semuanya dilindungi, dan dicatat dgn tinta merah oleh IUCN. (cari aja sendiri kalau mau tau semuanya).
Ikan Hiu adalah 7% ikan, dari seluruh jenis ikan yg ada di Planet ini. jenisnya buanyak banget. mengenai jenis2-nya, plus berikut bahasa rumitnya (latin) anda bisa dapatkan dari Biology of Sharks and Rays(Checklist of living Sharks).
Ikan ini juga adalah top level predator. konsumen paling atas yg sangat berpengaruh bagi keseimbangan ekosistim di Laut. akan ada terjadi gangguan dalam penjagaan keanekaragaman hayati, bila si sexi ini punah semuanya. so ? jangan tanya bagaimana, hanya lakukan pengawasan dan perlindungan ketat terhadap mereka. buat undang2 dgn hukuman yg cukup berat , disertai pengawasan yg ketat, yg benar2 Undang dan pengawasan thp kelangsungan hidup flora-fauna dan kelestarian alam. jangan bisanya buat RUU-APP.
Selagi asyik memandangi berbagai macam gambar aduhai dan mengundang nafsu, tiba2 mata saya melihat suatu menu dgn nama yg cukup asing. Gambar aduhainya sendiri tdk terlihat jelas. hanya sebentuk cawan dgn nasi yg dilumuri (kira2) Sup atau bubur panas yg terlihat spt lendir bewarna putih.
Nama yg mengundang nafsu tersebut adalah P*k*a Hir*. Yg bisa berarti sirip ikan hiu. karena saya memang belum pernah mencobanya, saya memesannya satu, disamping sedikit menu lainnya sebagai tambahan. (rakus? mmm.. maklum deh).
Rasanya ? pasti anda telah pernah mencobanya. bahkan mungkin beberapa kali. tetapi, maaf, bagi saya rasanya sedikit aneh dan berbau b*s*. (sumpah, itulah yg saya rasakan, bukan bermaksud memprovokasi. tak ada niat apapun, tetapi harus dituliskan supaya gamblang). sehingga nafsu birahi saya yg tadinya menggebu2, tiba2 saja turun drastis.
Sebelum ceritanya dimulai, kita sedikit berbalik kepada pemilik sirip tersebut.
Hiu, sejenis ikan (yg bilang sejenis kingkong sapa ?) yg kita semuanya tahu, memiliki deretan tulang2 muda yg paling sempurna dari sekian banyaknya spesies hewan di Dunia ini. walaupun mereka mempunyai tulang belakang, namun karena tulangnya terdiri dari tulang rawan semuanya, ikan ini bisa kita bilang menyerupai Ikan yg tdk mempunyai Tulang sama sekali.
Ikan Hiu memiliki sirip dorsal, sirip anal, sirip kaudal, sirip pelvik dan sirip pektoral. kulit atau sisik2 halusnya disebut juga dermal denctile. dan Ikan menyeramkan ini juga mempunyai deretan gigi2 yg mirip gergaji, yg bisa tergantikan. hebatkan ?
Ikan ini juga ada yg imut2. cumen sekitaran 15 centi doang (Squaliolus Laticadus), atau cumen segede telapak tangan. tapi ada juga raksasanya. (Rhincodon typus). Whale shark/Ikan hiu besar ini mirip dan sama gedenya dgn ikan Paus. sekitar 10-15 meteran. tapi dont worry, si Giant ini cumen makan plankton doang, melalui saringan di mulutnya. (sumpah, belum terbukti ada yg sampe makan kapal selam).
Yang terkenal dan paling sering kita dengar adalah Hiu banteng. foto2-nya sering kita lihat. ikan jenis ini bersifat agresif. memakan ikan lain, jenis seafood, burung2-an (nah lho! pegang burung anda) bahkan ikan hiu lainnyapun termasuk makanannya. (banyak kasus pernah menyerang manusia). Hiu banteng (Carcharhinus leucas) terkenal juga dgn nama Hiu Zambesi atau Zambi. atau para peneliti sering pula menyebutnya dgn Hiu Nicaragua atau hiu Afrika. banyak ditemukan disepanjang pantai atau perairan2 dangkal. mereka juga bisa berenang di perairan air tawar.
Ikan ini (ikan lho ! saya kaga sebut Gorilla) telah menjelajahi samudera selama 400 juta tahun. dan konon, ditubuh sexi ikan ini, sel kanker sama sekali tak bisa tumbuh, karena susunan atau morfologinya yg tak pernah berubah sama sekali. (benarkah ?)
Mereka bernafas dgn menggunakan insang. dan tentu saja tdk menggunakan masker tabung oksigen, apalagi baju renang di air. pokoknya tentang Hiu, baca aja Disini.
Yang sialnya, dari tulang rawannya, para saintis menemukan adanya Protein, kalsium, fosfor, air, lemak, karbohidrat, Dll, alias Nutrisi2 yg dibutuhkan para Manusia. Dan diyakini mampu mencegah proses penuaan, mampu mendongkrak vitalitas sexual kaum manusia, mampu mencegah tumbuhnya sel2 kanker berikut penyembuhannya, mampu menyembuhkan penyakit tulang, dan akhirnya dikatakan mampu utk ini, mampu utk itu……
Padahal, kita semuanya tahu. tak ada satupun, atau jenis makanan apapun yg dapat kita katakan sebagai the Nearli Perfect food`s. karena kekurangan satu komposisi makanan, hanya dapat disuplai oleh jenis makanan yg lain, yg mengandung kekurangan2 tsb.
*pake otak dong…. Pakeeeee !!!* Tak ada makanan ataupun penyembuh apapun yg 100% sempurna, sehingga bisa mengalahkan takdir Tuhan.
Di China, hampir biasa kita menemukan menu tradisional masakan Sirip ikan hiu. mereka percaya bahwa mengkonsumsi ikan ini mampu mencegah proses penuaan dan meningkatkan vitalitas mereka. (hanya karena mengandung nutrisi, gelatin/kolagen ?)
terus, berbagai kandungan tsb, bahkan membuatnya menjadi berbagai macam resep makanan, bahan kosmetik, Obat2-an dan suplement (termasuk juga minyak ikan, yg terkenal adalah minyak ikan Hiu botol dan minyak ikan hammer head shark. – kepala martil).
Tahukah anda, kalau si sexi ini semakin hari, setiap menit-setiap detiknya, semakin berkurang jumlahnya ? sampai ada beberapa spesies yg bisa dikatakan hampir punah ? seperti hiu gergaji (pristis microdon/family pristidae), yg terkenal akan bentuknya yg menyeramkan. tetapi keperkasaannya itu akan tinggal menjadi kenangan saja…. hiks…
Ikan hiu gergaji ini terdapat di danau sentani, Papua. lho kok danau ? lha iya… walaupun anatominya mirip dgn yg hidup di laut, tetapi dia ini jelas2 jenis hiu yg hidup di air tawar. keunikan Hiu langka ini karena didepan mulutnya terdapat alat panjang spt gergaji, yg merupakan senjata khasnya. dan satu lagi, Hiu ini hanya terdapat di Negeri kita. Orang bule menyebutnya dgn Largetooth Jawfish. Orang kita menyebutnya dgn Hiu sentani, atau Pari. jenis ini dibedakan dari bentuk giginya. (saya sambung nanti ke bag.2)
sayang…. kelangsungan hidupnya penuh dgn pembantaian dari Kaum biadab.
kemudian contohnya lagi adalah Ikan Hiu rajawali/Porbeagle Shark (Lamna nasus), terusnya ikan Hiu Pondichery/Pondichery Shark (Carcharhinus hemi), ikan hiu gergaji bergigi kecil/smalltooth sawfish (Pristis pectinata), ikan Hiu abu2/grey Nurse Shark (Carcharis taurus).
Terusnya yg ini, yg itu, yg ono, buanyakkkkk lagi. dari Ikan hiu putih/whiteshark (carcharodon carcharias) sampai Ikan hiu Anjing berduri (spiny Dogfish) semuanya dilindungi, dan dicatat dgn tinta merah oleh IUCN. (cari aja sendiri kalau mau tau semuanya).
Ikan Hiu adalah 7% ikan, dari seluruh jenis ikan yg ada di Planet ini. jenisnya buanyak banget. mengenai jenis2-nya, plus berikut bahasa rumitnya (latin) anda bisa dapatkan dari Biology of Sharks and Rays(Checklist of living Sharks).
Ikan ini juga adalah top level predator. konsumen paling atas yg sangat berpengaruh bagi keseimbangan ekosistim di Laut. akan ada terjadi gangguan dalam penjagaan keanekaragaman hayati, bila si sexi ini punah semuanya. so ? jangan tanya bagaimana, hanya lakukan pengawasan dan perlindungan ketat terhadap mereka. buat undang2 dgn hukuman yg cukup berat , disertai pengawasan yg ketat, yg benar2 Undang dan pengawasan thp kelangsungan hidup flora-fauna dan kelestarian alam. jangan bisanya buat RUU-APP.
KEGANASAN IKAN HIU
Sumber dan Inspirasi : Sebuah restoran china, WWF Indonesia, Gatra.com, Tempointeraktif, Suara Pembaharuan, Geocities.com, Wikipedia Indonesia dan beberapa buah situs serta webblog sebagai pembantu tambahan.
Selagi asyik memandangi berbagai macam gambar aduhai dan mengundang nafsu, tiba2 mata saya melihat suatu menu dgn nama yg cukup asing. Gambar aduhainya sendiri tdk terlihat jelas. hanya sebentuk cawan dgn nasi yg dilumuri (kira2) Sup atau bubur panas yg terlihat spt lendir bewarna putih.
Nama yg mengundang nafsu tersebut adalah P*k*a Hir*. Yg bisa berarti sirip ikan hiu. karena saya memang belum pernah mencobanya, saya memesannya satu, disamping sedikit menu lainnya sebagai tambahan. (rakus? mmm.. maklum deh).
Rasanya ? pasti anda telah pernah mencobanya. bahkan mungkin beberapa kali. tetapi, maaf, bagi saya rasanya sedikit aneh dan berbau b*s*. (sumpah, itulah yg saya rasakan, bukan bermaksud memprovokasi. tak ada niat apapun, tetapi harus dituliskan supaya gamblang). sehingga nafsu birahi saya yg tadinya menggebu2, tiba2 saja turun drastis.
Sebelum ceritanya dimulai, kita sedikit berbalik kepada pemilik sirip tersebut.
Hiu, sejenis ikan (yg bilang sejenis kingkong sapa ?) yg kita semuanya tahu, memiliki deretan tulang2 muda yg paling sempurna dari sekian banyaknya spesies hewan di Dunia ini. walaupun mereka mempunyai tulang belakang, namun karena tulangnya terdiri dari tulang rawan semuanya, ikan ini bisa kita bilang menyerupai Ikan yg tdk mempunyai Tulang sama sekali.
Ikan Hiu memiliki sirip dorsal, sirip anal, sirip kaudal, sirip pelvik dan sirip pektoral. kulit atau sisik2 halusnya disebut juga dermal denctile. dan Ikan menyeramkan ini juga mempunyai deretan gigi2 yg mirip gergaji, yg bisa tergantikan. hebatkan ?
Ikan ini juga ada yg imut2. cumen sekitaran 15 centi doang (Squaliolus Laticadus), atau cumen segede telapak tangan. tapi ada juga raksasanya. (Rhincodon typus). Whale shark/Ikan hiu besar ini mirip dan sama gedenya dgn ikan Paus. sekitar 10-15 meteran. tapi dont worry, si Giant ini cumen makan plankton doang, melalui saringan di mulutnya. (sumpah, belum terbukti ada yg sampe makan kapal selam).
Yang terkenal dan paling sering kita dengar adalah Hiu banteng. foto2-nya sering kita lihat. ikan jenis ini bersifat agresif. memakan ikan lain, jenis seafood, burung2-an (nah lho! pegang burung anda) bahkan ikan hiu lainnyapun termasuk makanannya. (banyak kasus pernah menyerang manusia). Hiu banteng (Carcharhinus leucas) terkenal juga dgn nama Hiu Zambesi atau Zambi. atau para peneliti sering pula menyebutnya dgn Hiu Nicaragua atau hiu Afrika. banyak ditemukan disepanjang pantai atau perairan2 dangkal. mereka juga bisa berenang di perairan air tawar.
Ikan ini (ikan lho ! saya kaga sebut Gorilla) telah menjelajahi samudera selama 400 juta tahun. dan konon, ditubuh sexi ikan ini, sel kanker sama sekali tak bisa tumbuh, karena susunan atau morfologinya yg tak pernah berubah sama sekali. (benarkah ?)
Mereka bernafas dgn menggunakan insang. dan tentu saja tdk menggunakan masker tabung oksigen, apalagi baju renang di air. pokoknya tentang Hiu, baca aja Disini.
Yang sialnya, dari tulang rawannya, para saintis menemukan adanya Protein, kalsium, fosfor, air, lemak, karbohidrat, Dll, alias Nutrisi2 yg dibutuhkan para Manusia. Dan diyakini mampu mencegah proses penuaan, mampu mendongkrak vitalitas sexual kaum manusia, mampu mencegah tumbuhnya sel2 kanker berikut penyembuhannya, mampu menyembuhkan penyakit tulang, dan akhirnya dikatakan mampu utk ini, mampu utk itu……
Padahal, kita semuanya tahu. tak ada satupun, atau jenis makanan apapun yg dapat kita katakan sebagai the Nearli Perfect food`s. karena kekurangan satu komposisi makanan, hanya dapat disuplai oleh jenis makanan yg lain, yg mengandung kekurangan2 tsb.
*pake otak dong…. Pakeeeee !!!* Tak ada makanan ataupun penyembuh apapun yg 100% sempurna, sehingga bisa mengalahkan takdir Tuhan.
Di China, hampir biasa kita menemukan menu tradisional masakan Sirip ikan hiu. mereka percaya bahwa mengkonsumsi ikan ini mampu mencegah proses penuaan dan meningkatkan vitalitas mereka. (hanya karena mengandung nutrisi, gelatin/kolagen ?)
terus, berbagai kandungan tsb, bahkan membuatnya menjadi berbagai macam resep makanan, bahan kosmetik, Obat2-an dan suplement (termasuk juga minyak ikan, yg terkenal adalah minyak ikan Hiu botol dan minyak ikan hammer head shark. – kepala martil).
Tahukah anda, kalau si sexi ini semakin hari, setiap menit-setiap detiknya, semakin berkurang jumlahnya ? sampai ada beberapa spesies yg bisa dikatakan hampir punah ? seperti hiu gergaji (pristis microdon/family pristidae), yg terkenal akan bentuknya yg menyeramkan. tetapi keperkasaannya itu akan tinggal menjadi kenangan saja…. hiks…
Ikan hiu gergaji ini terdapat di danau sentani, Papua. lho kok danau ? lha iya… walaupun anatominya mirip dgn yg hidup di laut, tetapi dia ini jelas2 jenis hiu yg hidup di air tawar. keunikan Hiu langka ini karena didepan mulutnya terdapat alat panjang spt gergaji, yg merupakan senjata khasnya. dan satu lagi, Hiu ini hanya terdapat di Negeri kita. Orang bule menyebutnya dgn Largetooth Jawfish. Orang kita menyebutnya dgn Hiu sentani, atau Pari. jenis ini dibedakan dari bentuk giginya. (saya sambung nanti ke bag.2)
sayang…. kelangsungan hidupnya penuh dgn pembantaian dari Kaum biadab.
kemudian contohnya lagi adalah Ikan Hiu rajawali/Porbeagle Shark (Lamna nasus), terusnya ikan Hiu Pondichery/Pondichery Shark (Carcharhinus hemi), ikan hiu gergaji bergigi kecil/smalltooth sawfish (Pristis pectinata), ikan Hiu abu2/grey Nurse Shark (Carcharis taurus).
Terusnya yg ini, yg itu, yg ono, buanyakkkkk lagi. dari Ikan hiu putih/whiteshark (carcharodon carcharias) sampai Ikan hiu Anjing berduri (spiny Dogfish) semuanya dilindungi, dan dicatat dgn tinta merah oleh IUCN. (cari aja sendiri kalau mau tau semuanya).
Ikan Hiu adalah 7% ikan, dari seluruh jenis ikan yg ada di Planet ini. jenisnya buanyak banget. mengenai jenis2-nya, plus berikut bahasa rumitnya (latin) anda bisa dapatkan dari Biology of Sharks and Rays(Checklist of living Sharks).
Ikan ini juga adalah top level predator. konsumen paling atas yg sangat berpengaruh bagi keseimbangan ekosistim di Laut. akan ada terjadi gangguan dalam penjagaan keanekaragaman hayati, bila si sexi ini punah semuanya. so ? jangan tanya bagaimana, hanya lakukan pengawasan dan perlindungan ketat terhadap mereka. buat undang2 dgn hukuman yg cukup berat , disertai pengawasan yg ketat, yg benar2 Undang dan pengawasan thp kelangsungan hidup flora-fauna dan kelestarian alam. jangan bisanya buat RUU-APP.
Selagi asyik memandangi berbagai macam gambar aduhai dan mengundang nafsu, tiba2 mata saya melihat suatu menu dgn nama yg cukup asing. Gambar aduhainya sendiri tdk terlihat jelas. hanya sebentuk cawan dgn nasi yg dilumuri (kira2) Sup atau bubur panas yg terlihat spt lendir bewarna putih.
Nama yg mengundang nafsu tersebut adalah P*k*a Hir*. Yg bisa berarti sirip ikan hiu. karena saya memang belum pernah mencobanya, saya memesannya satu, disamping sedikit menu lainnya sebagai tambahan. (rakus? mmm.. maklum deh).
Rasanya ? pasti anda telah pernah mencobanya. bahkan mungkin beberapa kali. tetapi, maaf, bagi saya rasanya sedikit aneh dan berbau b*s*. (sumpah, itulah yg saya rasakan, bukan bermaksud memprovokasi. tak ada niat apapun, tetapi harus dituliskan supaya gamblang). sehingga nafsu birahi saya yg tadinya menggebu2, tiba2 saja turun drastis.
Sebelum ceritanya dimulai, kita sedikit berbalik kepada pemilik sirip tersebut.
Hiu, sejenis ikan (yg bilang sejenis kingkong sapa ?) yg kita semuanya tahu, memiliki deretan tulang2 muda yg paling sempurna dari sekian banyaknya spesies hewan di Dunia ini. walaupun mereka mempunyai tulang belakang, namun karena tulangnya terdiri dari tulang rawan semuanya, ikan ini bisa kita bilang menyerupai Ikan yg tdk mempunyai Tulang sama sekali.
Ikan Hiu memiliki sirip dorsal, sirip anal, sirip kaudal, sirip pelvik dan sirip pektoral. kulit atau sisik2 halusnya disebut juga dermal denctile. dan Ikan menyeramkan ini juga mempunyai deretan gigi2 yg mirip gergaji, yg bisa tergantikan. hebatkan ?
Ikan ini juga ada yg imut2. cumen sekitaran 15 centi doang (Squaliolus Laticadus), atau cumen segede telapak tangan. tapi ada juga raksasanya. (Rhincodon typus). Whale shark/Ikan hiu besar ini mirip dan sama gedenya dgn ikan Paus. sekitar 10-15 meteran. tapi dont worry, si Giant ini cumen makan plankton doang, melalui saringan di mulutnya. (sumpah, belum terbukti ada yg sampe makan kapal selam).
Yang terkenal dan paling sering kita dengar adalah Hiu banteng. foto2-nya sering kita lihat. ikan jenis ini bersifat agresif. memakan ikan lain, jenis seafood, burung2-an (nah lho! pegang burung anda) bahkan ikan hiu lainnyapun termasuk makanannya. (banyak kasus pernah menyerang manusia). Hiu banteng (Carcharhinus leucas) terkenal juga dgn nama Hiu Zambesi atau Zambi. atau para peneliti sering pula menyebutnya dgn Hiu Nicaragua atau hiu Afrika. banyak ditemukan disepanjang pantai atau perairan2 dangkal. mereka juga bisa berenang di perairan air tawar.
Ikan ini (ikan lho ! saya kaga sebut Gorilla) telah menjelajahi samudera selama 400 juta tahun. dan konon, ditubuh sexi ikan ini, sel kanker sama sekali tak bisa tumbuh, karena susunan atau morfologinya yg tak pernah berubah sama sekali. (benarkah ?)
Mereka bernafas dgn menggunakan insang. dan tentu saja tdk menggunakan masker tabung oksigen, apalagi baju renang di air. pokoknya tentang Hiu, baca aja Disini.
Yang sialnya, dari tulang rawannya, para saintis menemukan adanya Protein, kalsium, fosfor, air, lemak, karbohidrat, Dll, alias Nutrisi2 yg dibutuhkan para Manusia. Dan diyakini mampu mencegah proses penuaan, mampu mendongkrak vitalitas sexual kaum manusia, mampu mencegah tumbuhnya sel2 kanker berikut penyembuhannya, mampu menyembuhkan penyakit tulang, dan akhirnya dikatakan mampu utk ini, mampu utk itu……
Padahal, kita semuanya tahu. tak ada satupun, atau jenis makanan apapun yg dapat kita katakan sebagai the Nearli Perfect food`s. karena kekurangan satu komposisi makanan, hanya dapat disuplai oleh jenis makanan yg lain, yg mengandung kekurangan2 tsb.
*pake otak dong…. Pakeeeee !!!* Tak ada makanan ataupun penyembuh apapun yg 100% sempurna, sehingga bisa mengalahkan takdir Tuhan.
Di China, hampir biasa kita menemukan menu tradisional masakan Sirip ikan hiu. mereka percaya bahwa mengkonsumsi ikan ini mampu mencegah proses penuaan dan meningkatkan vitalitas mereka. (hanya karena mengandung nutrisi, gelatin/kolagen ?)
terus, berbagai kandungan tsb, bahkan membuatnya menjadi berbagai macam resep makanan, bahan kosmetik, Obat2-an dan suplement (termasuk juga minyak ikan, yg terkenal adalah minyak ikan Hiu botol dan minyak ikan hammer head shark. – kepala martil).
Tahukah anda, kalau si sexi ini semakin hari, setiap menit-setiap detiknya, semakin berkurang jumlahnya ? sampai ada beberapa spesies yg bisa dikatakan hampir punah ? seperti hiu gergaji (pristis microdon/family pristidae), yg terkenal akan bentuknya yg menyeramkan. tetapi keperkasaannya itu akan tinggal menjadi kenangan saja…. hiks…
Ikan hiu gergaji ini terdapat di danau sentani, Papua. lho kok danau ? lha iya… walaupun anatominya mirip dgn yg hidup di laut, tetapi dia ini jelas2 jenis hiu yg hidup di air tawar. keunikan Hiu langka ini karena didepan mulutnya terdapat alat panjang spt gergaji, yg merupakan senjata khasnya. dan satu lagi, Hiu ini hanya terdapat di Negeri kita. Orang bule menyebutnya dgn Largetooth Jawfish. Orang kita menyebutnya dgn Hiu sentani, atau Pari. jenis ini dibedakan dari bentuk giginya. (saya sambung nanti ke bag.2)
sayang…. kelangsungan hidupnya penuh dgn pembantaian dari Kaum biadab.
kemudian contohnya lagi adalah Ikan Hiu rajawali/Porbeagle Shark (Lamna nasus), terusnya ikan Hiu Pondichery/Pondichery Shark (Carcharhinus hemi), ikan hiu gergaji bergigi kecil/smalltooth sawfish (Pristis pectinata), ikan Hiu abu2/grey Nurse Shark (Carcharis taurus).
Terusnya yg ini, yg itu, yg ono, buanyakkkkk lagi. dari Ikan hiu putih/whiteshark (carcharodon carcharias) sampai Ikan hiu Anjing berduri (spiny Dogfish) semuanya dilindungi, dan dicatat dgn tinta merah oleh IUCN. (cari aja sendiri kalau mau tau semuanya).
Ikan Hiu adalah 7% ikan, dari seluruh jenis ikan yg ada di Planet ini. jenisnya buanyak banget. mengenai jenis2-nya, plus berikut bahasa rumitnya (latin) anda bisa dapatkan dari Biology of Sharks and Rays(Checklist of living Sharks).
Ikan ini juga adalah top level predator. konsumen paling atas yg sangat berpengaruh bagi keseimbangan ekosistim di Laut. akan ada terjadi gangguan dalam penjagaan keanekaragaman hayati, bila si sexi ini punah semuanya. so ? jangan tanya bagaimana, hanya lakukan pengawasan dan perlindungan ketat terhadap mereka. buat undang2 dgn hukuman yg cukup berat , disertai pengawasan yg ketat, yg benar2 Undang dan pengawasan thp kelangsungan hidup flora-fauna dan kelestarian alam. jangan bisanya buat RUU-APP.
Langganan:
Postingan (Atom)